• SMPN 1 TANJUNGSARI SUMEDANG
  • Semangat - Tangguh - Agamis - berNalar kritis - Solidaritas - Asri
Hangatnya Silaturahmi, Eratkan Kebersamaan di SMP Negeri 1 Tanjungsari

Hangatnya Silaturahmi, Eratkan Kebersamaan di SMP Negeri 1 Tanjungsari

Tanjungsari, 11 April 2026 — Pagi itu, suasana di SMP Negeri 1 Tanjungsari terasa berbeda. Nuansa hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sejak langkah pertama para tamu memasuki area sekolah. Senyum ramah, sapaan hangat, dan balutan budaya lokal menyambut kedatangan keluarga besar MKKS Wilayah 1 dan 2, serta perwakilan dari SMP Negeri 1 Sumedang (Spensa) dan SMP Negeri 1 Tanjungsari (Stansa).

Dengan penuh khidmat, para tamu disambut melalui upacara adat, sebuah bentuk penghormatan yang sarat makna. Setiap prosesi seakan menjadi pembuka yang sempurna untuk sebuah pertemuan penuh kebersamaan.

Dokumentasi Kegiatan

Gambar 1 – Penyambutan Tamu dengan Upacara Adat

Gambar 2 – Ramah Tamah & Kebersamaan

Setelah para tamu menempati tempat, suasana semakin hidup dengan hadirnya tari persembahan dari Keysa yang tampil anggun, memukau seluruh hadirin.

Memasuki acara inti, kegiatan dibuka dengan penuh khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat mengalun merdu, membawa ketenangan sekaligus keberkahan bagi seluruh yang hadir.

Satu per satu sambutan disampaikan, dimulai dari Pupuhu Stansa sekaligus Ketua MKKS Wilayah 1, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd., yang menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi dan sinergi dalam dunia pendidikan. Suasana semakin menyentuh saat Dzakwan membawakan sajak dengan penuh penghayatan.

Kehangatan terus mengalir melalui sambutan dari Pa Jatnika, M.Pd., serta Kepala SMP Negeri 1 Sumedang, H. Gunawan, M.Pd., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar sekolah. Di sela-sela sambutan, hadirin disuguhkan penampilan tembang pupuh oleh Kayla yang membawa nuansa tradisional yang kental.

Tak kalah menarik, perwakilan MKKS Wilayah 2, Dra. Enung Titin, turut menyampaikan pesan kebersamaan yang memperkuat makna pertemuan ini. Penampilan tembang Sunda oleh Nazwa semakin melengkapi suasana, menghadirkan harmoni antara budaya dan pendidikan.

Momen penuh makna terlihat saat dilaksanakannya pamasrahan tawas soca, simbol penghormatan dan kenang-kenangan antar sesama. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Rahmat, memohon keberkahan untuk seluruh keluarga besar yang hadir.

Namun kebersamaan belum berakhir. Dalam sesi ramah tamah, suasana semakin cair dan penuh canda tawa. Alunan lagu-lagu nostalgia yang dibawakan oleh Bu Kurniawati dan tim mengajak para hadirin bernostalgia, menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan.

Silaturahmi hari itu bukan sekadar pertemuan, melainkan sebuah penguat rasa persaudaraan. Dari obrolan ringan hingga tawa yang terlepas, semuanya menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik.

Dengan semangat silaturahmi, kebersamaan pun semakin erat, dan harapan untuk terus bersinergi semakin kuat.

✍️ Tinggalkan Komentar

📌 Tulisan Lainnya