SMPN 1 Tanjungsari Menjadi Lokasi Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2025
Tanjungsari – SMP Negeri 1 Tanjungsari menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bagi jenjang PAUD, Pendidikan Kesetaraan, SD, dan SMP Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan satuan pendidikan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, unsur BPBD, serta para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan. Kegiatan berlangsung di Aula SMPN 1 Tanjungsari dengan suasana tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Rangkaian acara dipandu oleh MC BU Hj, Rini dan diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh siswi Raina Syafina Mutmainah kelas IX F. Pembacaan ayat suci berlangsung khidmat dan menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya, pengiringan lagu dan pengaturan jalannya paduan suara dipimpin oleh Chelsea Helary selaku dirigen.
Kegiatan ini turut melibatkan guru SMPN 1 Tanjungsari, salah satunya Bu Hj. Rini, yang berperan aktif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan acara. Sinergi antara pendidik, peserta didik, dan panitia menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sosialisasi ini.
Dalam sambutannya, perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam upaya pengurangan risiko bencana. Satuan pendidikan diharapkan tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga mampu menjamin keselamatan seluruh warga sekolah melalui perencanaan serta kesiapsiagaan yang matang.
Pada sesi inti, narasumber memaparkan materi mengenai konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana, meliputi identifikasi potensi risiko bencana di lingkungan sekolah, langkah-langkah mitigasi, penyusunan rencana kesiapsiagaan, hingga prosedur evakuasi saat terjadi keadaan darurat. Materi disampaikan secara jelas dan aplikatif sehingga mudah dipahami serta dapat diterapkan di masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah melalui edukasi berkelanjutan, pelaksanaan simulasi kebencanaan, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, mulai dari pendidik, tenaga kependidikan, hingga peserta didik.
Sebagai penutup, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Rahmat Hidayat, M.Pd., dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan membawa manfaat dan keberkahan, serta dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan satuan pendidikan.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan aktif dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap implementasi program SPAB di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui pelaksanaan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, meminimalkan risiko bencana, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi peserta didik.
Dokumentasi Kegiatan:


